PPS Betako Merpati Putih Menduniakan Ilmu Getaran

⊆ 11.52 by MERPATI PUTIH SMAN 2 METRO | ˜ 0 komentar »

Salah besar jika kita selalu berpandangan bahwa orang belajar bela diri, lebih dikarenakan alasan menjaga keselamatan. Bagi masyarakat, ada hal lebih besar yang ingin diperolehnya dalam mempelajari beladiri, selain sekadar mendapatkan kemampuan bertarung. Saat ini, belajar bela diri justru lebih pada keinginan hidup sehat dan menjalin persaudaraan.
Dalam kehidupan zaman kuno, orang belajar bela diri karena memang kondisi sosial dan alam membutuhkan manusia mempunyai kemampuan bertarung secara fisik. Bahkan status sosial seseorang juga tak lepas dari kekuatan fisik. Semakin seseorang jago berkelahi atau sakti, maka orang itu akan makin mendapat posisi yang tinggi di masyarakat.
Tapi kalau model itu diterapkan sekarang kondisinya justru akan berbalik 180 derajat. Orang yang hanya mengandalkan kekuatan fisik, justru menjadi bahan tertawaan orang lain. Kemampuan beladiri memang dibutuhkan, tetapi tak berarti kekuatan fisik adalah segalanya.
Perubahan ini ternyata ditangkap dengan cepat oleh Perguruan Pencak Silat Bela Diri Tangan Kosong (PPS Betako) Merpati Putih. Perguruan silat yang lahir tahun 1963 ini, sanggup menyulap diri menjadi perguruan yang tidak hanya punya jurus maut dalam pertarungan, tetapi juga bisa berguna bagi kesehatan dan bidang-bidang lainnya.
Sejak tahun 1989 Merpati Putih mengembangkan sebuah metode getaran dalam sebuah latihan yang alami. Dengan mempelajari getaran ini, seorang pesilat Merpati Putih sanggup membesarkan getaran di sekelilingnya.
”Kalau seseorang sudah terlatih maka dia akan bisa melakukan pendeteksian atas objek tersembunyi, maupun membaca situasi berdasarkan energi yang ada di sekelilingnya” ungkap Wakil Ketua Merpati Putih, Bambang Rus Effendi. Bahkan mereka sanggup melakukan pedeteksian radiasi nuklir. ”Ini telah dikaji di BATAN (Badan Tenaga Atom Nasional) dan hasilnya sangat memuaskan.”
Pengembangan metode getaran ini jelas sangat berguna bagi tuna netra. Meski tidak bisa melihat, namun melalui latihan getaran tuna netra pun akan mampu membedakan dan mengidentifikasi bentuk, warna, tekstur, arah, kecepatan, volume, dan komposisi berbagai objek.
Kesadaran akan besarnya manfaat metode getaran ini bagi tuna netra mendorong perguruan ini pada 1995 mendirikan Yayasan Destarata. Keberadaan yayasan ini dimaksudkan untuk membuat dan melaksanakan program pembinaan bagi tuna netra. ”Khusus tuna netra, ada metode tersendiri, sehingga mereka hanya butuh waktu 1 tahun untuk menguasai energi getaran,” tandas Bambang.
Dalam perkembangannya, terdapat kurang lebih 3000 orang tunanetra di Indonesia yang telah berlatih Ilmu Getaran Merpati Putih. Manfaatnya, sekarang mereka sudah bisa hidup secara mandiri.
Tidak ada unsur magic dalam pengembangan Merpati Putih. Menurut Bambang, pada dasarnya dalam tubuh manusia terdapat energi yang besar. Namun energi ini tidak bisa dikendalikan, sehingga hanya muncul pada saat tertentu saja.
”Misalnya waktu kita dikejar anjing, terkadang kita bisa melompati pagar yang tinggi. Padahal kalau saat normal mungkin kita tidak bisa melakukannya,” jelas Bambang. Ini menunjukkan dalam diri manusia itu sebenarnya terdapat energi yang besar. Sayangnya energi ini muncul dalam kondisi tertentu saja.
Merpati Putih kemudian menjabarkannya dalam proses latihan-latihan. Dari sini energi yang besar itu bisa dikendalikan dan bisa dimunculkan sewaktu-waktu. ”Awalnya, energi itu muncul dalam bentuk energi kasar, yang bisa digunakan untuk melakukan pematahan benda-benda keras.
Seperti batu kali, kikir, balok, dan sebagainya” kata Bambang. Sedang dalam proses deteksi getaran, energi kasar dari dalam tubuh ini justru diperhalus dan disalurkan ke otak. Dari proses ini energi ini kemudian dilepaskan lagi untuk mendeteksi keberadaan benda yang ada disekelilingnya.
Keberhasilan Merpati Putih dalam mengembangkan metode getaran, memukau banyak negara tetangga. Singapura telah mengirim beberapa tuna netra untuk mendalaminya. Hal yang tak kalah pentingnya adalah Merpati Putih juga bisa dikembangkan untuk pengobatan dan kebugaran. Ilmu pengobatan Merpati Putih juga mampu mengobati sejumlah penyakit.
”Pernafasan yang kita kembangkan akan bisa digunakan untuk mengobati diabetes, asma, maupun jantung. Lewat proses latihan yang intensif, penyakit-penyakit itu Insyaallah bisa disembuhkan,” jelasnya. Pengidap penyakit dalam, seperti kanker, juga bisa disembuhkan tapi prosesnya melalui tehnik getaran.
Keberadaan Merpati Putih, telah memberikan warna baru dalam dunia beladiri Indonesia. Keberhasilan mereka dalam mengembangkan tenaga dalam, ternyata bisa memberikan manfaat yang besar bagi pengobatan maupun kepentingan para tunanetra.
Nama bangsa Indonesia juga beberapakali diharumkam para pesilat dari Merpati Putih. Saat ini atlet-atlet silat Indonesia, juga banyak yang dilahirkan dari Merpati Putih. Bahkan mereka tercatat sebagai pemegang rekor Museum Record Indonesia (MURI), saat 11 orang pesilatnya melakukan aksi tutup mata dari Istana Bogor hingga Balaikota DKI. Aksi yang menempuh perjalanan sejauh 60 km itu bisa dilakukan secara lancar. (dwo)
Sumber : Republika online

 
⊆ 13.53 by MERPATI PUTIH SMAN 2 METRO | ˜ 0 komentar »

PENELITIAN MERPATI PUTIH



Tahun 1973

Kerjasama  dengan  Litbang Akabri Udara dan Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Penelitian  mengenai  Perbandingan Latihan Metode  Merpati  Putih dengan Metode Aerobics DR. Cooper terhadap Kesegaran Jasmani.
Obyek Penelitian :
- 20 orang Taruna dilatih dengan metode DR. Cooper
- 20 Orang Taruna dilatih dengan methode Merpati Putih.
Cara Penilaian
- Sesuai  dengan  penilaian  dari    DR. Cooper yang inenilai kemampuan  aerobics yaitu  kemampuan sistem  respirasi dan  kardiovaskuler
- Aerobics  dan   Margaria,   yaitu  menilai  kemampuan  otot-otot untuk bekerja secara  anerobics
- Mengukur  Timed Vital Capacity untuk menilai  sifat  kelenturan jaringan paru-paru.
Kesimpulan
1. Kelompok  taruna  yang  dilatih  dengan  metode Merpati.  Putih yang  latihan aerobic-nya kurang, berhasil  menyamai  kelompok Taruna dengan Metode Aerobics DR. Cooper.
2. Waktu  untuk  berlari  menempuh  jarak 1600 meter serta  Timed Vital Capacity antara kedua kelompok tidak ada perbedaan.
3. Dari   peengamatan  yang telah dilakukan ini dapat diduga  bahwa metode latihan Merpati Putih tidak inenimbulkan suatu  kelainan yang bersifat merugikan / mengganggu kesehatan.
 4. Kelebihan  dari  metode Merpati Putih dapat inenarnbah keinampuan
Penelitian ini dipimpin oleh Prof. DR.  Achmad Muhammad dari  Fakul-tas Kedokteran Universitas Gajah Mada Jogyakarta.

Tahun 1983
Kerjasama  dengan  Pusat  Jasmani  Militer  Komando  Pengembangan Pendidikan dan Latihan TNI AD. Penelitian tentang Latihan Pernafasan Merpati Putih untuk  mendapatkan daya tahan, menghimpun serta penyaluran tenaga.
Obyek Penelitian :
Prajurit TNI AD yang dilatih metode Merpati Putih selama satu tahun penuh.
Cara Penilaian
Cara penilaian diarahkan pada faktor pendukung peningkatan kemampuan jasmani, yaitu
1. Unsur Postur Tubuh
2. Unsur  Kesegaran Jasmani
3. Unsur ketangkasan
Kesimpulan
1. Latihan Pernafasan Merpati Putih perlu disebarluaskan dilingkungan TNI AD khususnya dan ABRI pada umumnya.
2. Program latihan pernafasan sangat ekonomis, efisien dan  efektif karena tidak menuntut sarana, prasarana, waktu   dan biaya yang mahal.

Tahun 1984
Bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum Pusat Pertamina Jakarta. Penelitian tentang Manfaat latihan Merpati Putih untuk  meninggikan kesiagaan Fisik Mental.
Obyek Penelitian
 - 5 Orang wanita, berumur antara 25 - 35 tahun
 - 19 orang pria,   berumur antara 29 - 42 tahun
Cara Penilaian
- Kemampuan  Aerobics  dinilai dari  bilangan nadi,   sesudah  nara coba inelakukan kerja selama 6 menit dengan beban 100 W (wanita) dan  125  W (Pria) dengan mendayung  ergometer  Sepeda  Listrik (Eleina Schonander) .
- Kekuatan  statik otot,  dengan mengukur  kuat  genggam  tangan kanan dan kin  pada Dinamometer  Genggam TTK.
- Daya pernafasan, dengan mengukur kekuatan otot pernafasan
  1. MBC (kemampuan bernafas maksimum) dengan frekuensi  pernafasan 60 (wanita)    dan 50 (pria).
  2. VC (Kapasitas Vital).
  3. FEV (penghembusan nafas paksa dalam satu detik).
- Daya  Konsentrasi dan reaksi (Psikofisiologis) dengan 3  jenis, yaitu
  a. Ukurain Kesiagaan Mental (Bourdon Wiersina)
  b. Waktu Reaksi
  c. Frekuensi kedip kritik (ukuran kesiagaan sentral )
Kesimpulan
1. Semua  fungsi fisiologis dan psikologis kecuali  waktu  reaksi dan frekuensi kedip kritik, inenunjukkan kenaikkan (perbaikan).
2. Hal  yang ditonjolkan sebagai suatu ciri khas latihan  Merpati Putih,   ialah latihan-latihan kerutan otot  secara  isometrik, yang  di harapkan akan menaikkan kekuatan otot.  Agaknya  dapat dibuktikan  dari  perbaikaan MBC (kemampuan bernafas  Maksimum), VC (Kapasitas Vital) dan FEV (Penghernbusan nafas paksa dalam 1 detik),  disamping penambahan kekuatan genggam tangan.

Tahun 1985
Bekerjasa sama dengan Batalyon Infantri 203/Arya Kamuning.
Obyek Penelitian
Seluruh  anggota  Batalyon  Infantri  203/Arya  Kamuning  dilatih dengan menggunakan metode  Merpati Putih selama 5 bulan, dengan frekuensi latihan  3 kali seminggu @ 90 menit.
Kesimpulan
1. Kemampuan kesegaran jasmani meningkat
2. Kemampuan  ketrampilan  perorangan  ikut  meningkat,   terbukti Prestasi  Yon If. 203 dalam lomba serangan batalyon  Seluruh Indonesia (1985) berhasil keluar sebagai juara Pertaina  dengan mencatat waktu lebih cepat dari  yang ditetapkan.

Tahun 1987
Bekerjasama  dengan  Yayasan Jantung Sehat dan  Rumah  Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta. Penelitian dipimpin oleh Dr. Dede Kuswara
Obyek Penelitian
- 2 Orang Tingkat Dasar Dua dengan usia 60 tahun keatas
- 2 Orang Tingkat Balik Satu dengan usia 40 - 55 tahun
- 2 Orang Tingkat Balik Dua dengan usia 30 - 40 tahun
Obyek  coba diminta untuk mengadakan latihan Merpati Putih  selama 60 (enampuluh) menit, kemudian diteliti tingkat kesegaran jasmani dan pemulihan kembali pada kondisi fisik semula.
Kesimpulan
1. Tingkat kesegaran dinyatakan baik dan meningkat
2. Pemulihan kondisi fisik ke keadaan semula relatif cepat.

Tahun 1990 - Sekarang
Bekerjasaina dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan ISTN  Jakarta. Sampai saat mi masih diteliti tentang Explosive Power.

 

MERPATI PUTIH SMANDA MENGIRIMKAN ATLIT MUDA!!!

⊆ 09.32 by MERPATI PUTIH SMAN 2 METRO | ˜ 0 komentar »

Walaupun baru berumur 1 tahun, tetapi prestatsi Merpati Putih di Kota Metrosudah mulai terlihat. hal ini dapat kita lihat dari pencapaian mereka menjuarai porkot yang diadakan pada 10-11 Juli 2010. Memang hanya ada 1 yang dikirimkan. dan atlit tersebut berhasil menjuarai kelas F putra. ini adalah langkah awal merpati putih sma negeri 2 metro untuk terus berprestasi di kancah lokal maupun interlokal. diharapkan untuk para calon atlit di SMA Negeri 2 Metro menjadi lebih terpacu lagi untuk memberikan yang terbaik bagi sekolah dan perguruan.

atlit tersebut bernama Erlangga Ageng Rahmawan. anak pertama dari 5 bersaudara. atlit yang baru berumur 17 tahun pada Januari lalu. untuk para atlit mp di manapun anda berada, MARI KITA TINGKATKAN PRESTASI KITA.SALAM PERGURUAN MP SMA NEGERI 2 METRO.

 

MERPATI PUTIH TELAH MENDUNIA

⊆ 16.02 by MERPATI PUTIH SMAN 2 METRO | ˜ 0 komentar »

MP USA

Merpati Putih, or MP for short, is the Indonesian Royal system of Pencak Silat. Pencak Silat is a general term for the Indonesian Martial Arts (like Kung Fu-for Chinese Arts or Karate for Japanese arts). There are over 700 unique styles of Pencak Silat native to Indonesia & Malaysia.

Merpati Putih is different than any Martial Art ever seen ANYWHERE before it’s public release. What makes MP special is the unique ability to Develop, Harness, and Control Massive Amounts of Tenaga Dalam or Inner Power -(also called Chi, Ki, Prana, Subtle Energy, or Bio Energy). Using a very specific and patented series of body postures & breathing techniques, Merpati Putih is truly one of the world’s rarities.



Merpati Putih techniques build Power faster and in greater amounts than any other method known publicly at this time and teaches people how to use their power for many different benefits including :
(1)-Rebalancing Chronic Aches, Pains, & Illnesses like Asthma,
(2)-Massively Increasing Overall Health, Aerobic & Anaerobic Stamina & has been shown to lower Blood Pressure & Cholesterol,
(3)-Developing Razor Sharp Mental Focus & Concentration,
(4)-Protecting ones own body from injury, &
(5)-Increasing Healing Ability to shorten Recuperation/Regeneration time.

Merpati Putih is not an exclusively Internal Martial Art such as Tai Chi Chuan, Pa Kua Chuan, or Hsing-I Chuan, nor is it an exclusively External Martial Art like Karate, Tae Kwon Do, Jujitsu, Kenpo, or most styles of Kung Fu. By combining our Breathing techniques and Movements we are able to produce Amazing results that NO other system can offer. The Easiest to see is projecting our Power to protect us. In MP, breaking Poured Concrete (instead of Cinder Bricks), and stacks of Solid Steel Plates, Well Pump Handles, and Carbon Steel Mill Files are Common with as little as 18 months of training. At advanced levels, MP students commonly break Granite slabs, Car Suspensions, & even sections of Light Rail Train Tracks! Some even with their Heads!

To achieve these awesome results, there is no need to forego Love, Life, & Family while meditating in a cave or monastery with no TV or Fast-food for 25 years. In MP We train only TWICE per week! With MP you can eat what you like and do what you like. We each walk our own path & each path is different. Our motto is:

“To Seek & To Find That Which Is Right, Doing In Silence”


Translated, Merpati Putih means ‘White Dove’, the symbol of Peace & Justice for all of Humanity. We are an outstanding member of the Martial Arts Federation For World Peace & to train in MP, a peaceful demeanor with personal & cultural tolerance is a must. We are all in the same boat and to hurt each other is to hurt ourselves. MP Internal Power building & management is unmatched, but we pride ourselves in doing what is right-We do not teach bullies or social predators of any type! Merpati Putih is not based on having power over others, but rather, power over ourselves to make our dreams come true and our lives better.


PPS BETAKO MERPATI PUTIH CABANG BELANDA

PPS Betako Merpati Putih di Belanda mulai diperkenalkan pada tahun 1978 oleh Almarhum Bapak Haruman, anggota Kopassus yang bertugas pada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Den Haag dan pelatihan diberikan awalnya hanya untuk di lingkungan KBRI. Kelompok Latihan Merpati Putih KBRI Den Haag, diresmikan oleh Guruh Besar pada tanggal 8 Agustus 1986, dan sejak tahun 1991 pelatihan Merpati Putih dibuka untuk umum. Para pelatih Merpati Putih Kelompok Latihan (Kolat) Den Haag.

UKT Ypenburg 2005 - Sluiting

  1. Bapak Alm. Haruman (Kopassus)

  2. Bapak Winardi (Kopassus)

  3. Bapak Bejo (Kopassus)

  4. Bapak FX Slamet (Kopassus)

  5. Rosyidi M. Hosen (KBRI Den Haag)

  6. Supriyono (KBRI Den Haag)

  7. Ismaiyl Tirtosentono

Susunan Organisasi PPS Betako Merpati Putih Cabang Belanda

  1. Ketua Cabang: Bapak Supriyono

  2. Wakil Ketua Cabang: I. Tirtosentono

  3. Ketua Kelompok Latihan: A. Ariadi

  4. Sekretariat: J. Tulius

  5. Web-master: H. Winterberg


Mersudi Patitising Tindak Pusakane Titising Hening

Merpati Putih Japan





SELAMAT DATANG -Welcome-ようこそムルパティ・プティ派へ。

Welcome to PPS Betako Merpati Putih Japan Branch as parts of Japan Pencak Silat Association. You can lookup this website from anywhere in the world now. This website is built as a media of information for all members of PPS Betako Merpati Putih in general, and MP Japan Branch specifically. The purpose of this website is to maintain the communications and relationships with all Merpati Putih people, as well as an informational media for people to know the activities of MP Japan branch. MP is a part of the traditional martial arts school in Indonesia. You can lookup everything you need to know here. This website will be constructed with History of MP, Guestbook, Photo Gallery, Personal Email Address (rmembers only), etc.

PPS Betako Merpati Putih is a bare-handed martial arts school under Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). It was established in April 2, 1963 with its central operations in Jakarta and its central knowledge facility in Yogyakarta. Its purpose is to preserver the original heritage of Indonesia, that is Pencak Silat. MP also teaches its members to have discipline and resposibility towards other and its mother country, Indonesia. Every MP members will need to uphold the "Tri Prasetya", which are :

  • To Obey and to Believe in one Supreme God
  • To Protect its Country, Indonesia
  • To Obey and be Loyal to the Merpati Putih

Merpati Putih itself is an abbreviation of "MErsudi PAtitising TIndak PUsakane TItising Hening", which translates as : “To Seek & To Find That Which Is Right, Doing In Silence”. Translated, Merpati Putih means ‘White Dove’, the symbol of Peace & Justice for all of Humanity. The values that all MP members have is :

MY CONTRIBUTIONS ARE NOTHING, BUT MY SINCERITY IS REAL


Merpati Putih Japan, GURU/TEACHER/SENSEI

mas Ipung

mas Ipung (Yuli Purwanto)

mas Doni

mas Kris

mas Doni (Danardono)
mas Khris

 

Merpati Putih SMA N 2 Metro: SANG PEWARIS

⊆ 15.57 by MERPATI PUTIH SMAN 2 METRO | ˜ 0 komentar »

http://www.merpatiputih.org/profil.html